AIDS-INDONESIA-300x199-1
Search
Close this search box.

Mengukur Panjang dengan Jangka Sorong: Panduan Praktis

Mengukur panjang adalah salah satu kegiatan yang sering dilakukan dalam berbagai bidang, mulai dari konstruksi hingga pembuatan produk. Salah satu alat yang sering digunakan untuk mengukur panjang dengan presisi tinggi adalah jangka sorong. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara mengukur panjang dengan jangka sorong secara efektif dan akurat.

Auto Draft

1. Kenali Bagian-Bagian Jangka Sorong

Sebelum memulai pengukuran, penting untuk memahami bagian-bagian utama dari jangka sorong. Jangka sorong terdiri dari dua rahang utama, yaitu rahang tetap dan rahang geser. Rahang tetap terletak di satu ujung jangka sorong, sementara rahang geser dapat digerakkan untuk menyesuaikan ukuran objek yang diukur. Selain itu, terdapat skala utama dan skala nonius yang digunakan untuk membaca hasil pengukuran.

2. Kalibrasi Jangka Sorong

Sebelum digunakan, pastikan jangka sorong dalam kondisi kalibrasi yang baik. Kalibrasi memastikan bahwa alat tersebut memberikan hasil yang akurat. Gunakan benda dengan panjang yang sudah diketahui untuk memeriksa ketepatan jangka sorong. Jika terdapat perbedaan, lakukan penyesuaian sesuai petunjuk pada manual jangka sorong. Cara melakukan verifikasi atau kalibrasi ini bisa merujuk ke website berikut.

3. Pegang Jangka Sorong dengan Benar

Cara Anda memegang jangka sorong juga dapat memengaruhi akurasi pengukuran. Pegang jangka sorong dengan jari telunjuk dan ibu jari pada pegangan, sementara jari-jari yang lain berada di bagian luar. Pastikan pegangan tetap stabil selama proses pengukuran.

4. Tempatkan Objek yang Akan Diukur di Antara Rahang

Letakkan objek yang akan diukur di antara rahang tetap dan rahang geser jangka sorong. Pastikan objek tersebut berada dalam posisi yang stabil dan rata di antara rahang. Gunakan rahang geser untuk menyentuh objek tanpa memberikan tekanan berlebih.

5. Baca Hasil Pengukuran

Baca hasil pengukuran pada skala utama dan skala nonius. Skala utama memberikan hasil pengukuran dalam satuan yang lebih besar, sementara skala nonius memberikan nilai tambahan dalam satuan yang lebih kecil. Perhatikan dengan cermat dan pastikan untuk membaca skala nonius dengan tepat agar mendapatkan hasil yang akurat.

6. Hitung Hasil Akhir

Untuk mendapatkan hasil akhir, tambahkan nilai pada skala utama dengan nilai pada skala nonius yang sesuai. Perhatikan baik-baik posisi nol pada skala nonius dan jumlah gigi pada skala tersebut untuk menghitung nilai yang benar.

7. Periksa Kembali Pengukuran

Setelah mengukur panjang objek, periksa kembali hasil pengukuran. Pastikan tidak ada kesalahan pada proses pengukuran dan hasil yang diperoleh sesuai dengan kebutuhan.

 

Menggunakan jangka sorong membutuhkan ketelitian dan keterampilan. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat melakukan pengukuran panjang dengan akurat dan efektif. Jangka sorong adalah alat yang sangat berguna dalam dunia teknik, manufaktur, dan banyak bidang lainnya yang membutuhkan pengukuran yang presisi.