Memahami Fungsi Tulang Kering dan Risiko Cideranya

Tahukah Anda bahwa tubuh terdiri dari susunan otot dan juga rangka? Rangka yang terdapat pada dalam tubuh terdiri dari sendi serta tulang yang mempunyai fungsi lumayan beragam bagi kesehatan dan juga tubuh. Fungsi yang paling utama dari tulang kering ini yaitu sebagai pelindung dari organ tubuh manusia, sebagai tempat untuk penempelan otot, serta jaringan lain yang ada didalam tubuh manusia.

Terdapat banyak sekali jenis tulang pada dalam tubuh manusia. Akan tetapi terdapat salah satu jenis tulang yang perlu Anda ketahui serta mempunyai fungsi yang cukup penting yaitu tulang kering. Tulang kering merupakan tulang yang paling besar kedua yang terletak pada bagian tungkai kaki. Tulang kering ini berguna sebagai penghubung antara lutut dengan pergelangan kaki.

Tulang kering ini mempunyai banyak sekali fungsi, diantaranya yaitu untuk menjaga dan juga menopang postur tubuh manusia. Struktur yang terdapat pada tulang bagian tungkai bawah tersusun atas fibula serta tibia atau tulang kering. Tulang fibula ini terletak di tungkai bagian bawah yang dihubungkan lewat ligamen dengan ujung dari tulang kering atau tibia.

Kedua tulang tersebut mempunyai fungsi untuk menopang berat badan, menstabilkan tubuh saat berdiri, menggerakkan pergelangan kaki, dan juga menyangga otot-otot tungkai bagian bawah. Penjelasan tentang fungsi tulang kering adalah sebagai berikut.

Sebagai penyambung pergelangan kaki dan juga lutut

Fungsi tulang kering yang pertama yaitu sebagai penyambung dari pergelangan kaki dan juga lutut. Dengan adanya tulang kering atau tibia ini maka dapat membantu pergerakan di pergelangan kaki supaya menjadi optimal dan lebih baik. Fungsi ini merupakan fungsi yang paling utama dari tulang kering.

Sebagai penyangga dari otot tungkai kaki

Fungsi tulang kering yang kedua yaitu sebagai penyangga dari otot yang berada di area tungkai kaki. Dengan tulang kering atau tibia maka otot akan tertopang dengan baik. Kemudian apabila otot tertopang dengan baik maka bisa membuat pergerakan pada area kaki akan menjadi lebih optimal.

Sebagai penyangga berat badan

Fungsi tulang kering yang ketiga yaitu sebagai penyangga dari berat badan manusia. Tulang kering dengan kondisi yang sehat akan bisa membuat kaki menjadi lebih kuat dan bertenaga. Dengan demikian, maka kaki menjadi lebih kuat dalam menopang berat badan yang dipunyai.

Dapat menjaga keseimbangan tubuh manusia

Fungsi tulang kering yang keempat yaitu dapat menjaga keseimbangan tubuh manusia. Banyak sekali aktivitas yang dijalani dan dipengaruhi oleh kondisi dari tulang kering atau tibia ini.

Apabila kondisi dari tulang kering optimal dan juga sehat maka akan membuat keseimbangan pada tubuh tetap terjaga saat melakukan aktivitas supaya Anda tidak gampang terjatuh. Melakukan aktifitas yang dimaksud disini yaitu contohnya seperti berlari, berjalan, dan juga melompat.

Sebagai penggerak pergelangan kaki

Fungsi tulang kering yang terakhir yaitu sebagai penggerak pergelangan kaki. Pergelangan kaki akan bisa bergerak dengan bebas jika terdapat tulang kering. Akan tetapi kondisi dari tulang kering tersebut harus baik. Apabila tulang kering atau tibia memiliki kondisi yang optimal dan sehat maka bisa membuat pergelangan kaki bergerak lebih bebas.

Risiko Cedera Tulang Kering

Terdapat beberapa risiko cedera tulang kering yang perlu Anda ketahui. Berikut ini beberapa risiko cedera tulang kering.

  1. Kelainan anatomi, contohnya seperti penyakit sindrom kaki rata.
  2. Otot lemah pada tubuh bagian pantat atau juga paha.
  3. Kurangnya fleksibilitas tubuh.
  4. Menuruni bukit dengan lari.
  5. Melakukan teknik pelatihan yang tidak benar atau tepat.
  6. Berjalan pada permukaan yang keras, contohnya seperti beton.
  7. Berjalan pada permukaan yang miring dan juga medan yang kurang rata.
  8. Melakukan olahraga yang mempunyai pemberhentian dan juga permulaan yang terlalu cepat. Contohnya seperti skli lereng atau juga sepak bola.
  9. Memakai sepatu yang usang atau tidak sesuai jika digunakan untuk berolahraga dan juga berlari.

Cara Yang Tepat untuk Mengobati Cedera Tulang Kering

Pada umumnya, cara dalam mengobati cedera tulang kering tergantung pada tingkat keparahan dari penyakit dan juga berapa lama pasien telah mengalami cedera tulang kering tersebut. Berikut ini beberapa cara yang tepat untuk mengobati cedera tulang kering.

Beristirahat

Ketika Anda mengalami cedera tulang kering maka Anda harus beristirahat yang cukup serta menghindari aktivitas fisik yang dapat melibatkan betis Anda. Dan apabila perlu, Anda dapat menggunakan tongkat untuk sementara waktu dalam aktivitas berjalan.

Kompres dengan menggunakan air dingin

Cedera tulang kering umumnya juga dapat disembuhkan dengan mengompres menggunakan air dingin atau juga air es. Air dingin atau air es ini tentunya sudah dilapisi dengan kain atau handuk supaya dapat mengurangi peradangan. Cara ini bisa Anda lakukan kurang lebih selama 20 menit, dan dengan tiga sampai empat kali dalam sehari.

Perban Elastis

Tulang kering yang mengalami cedera dapat diperban dengan menggunakan perban elastis yang memang dibuat secara khusus untuk membatasi pergerakan dan juga mengurangi pembengkakan. Dengan Begitu, kaki yang mengalami cedera dapat beristirahat dengan baik.

Menggunakan obat pereda sakit

Saat mengalami cedera tulang kering, Anda dapat mengobatinya dengan menggunakan obat pereda sakit. Contoh dari obat pereda sakit ini yaitu obat AINS atau antiinflamasi nonsteroid seperti paracetamol dan juga ibuprofen.

Melakukan operasi

Cara yang tepat untuk mengobati cedera tulang kering yang terakhir yaitu melakukan operasi. Apabila Anda mengalami cedera tulang kering dengan tingkat yang tergolong sudah parah, maka dokter biasanya akan menganjurkan untuk melakukan tindakan operasi khusus untuk cedera tulang kering.

Itulah tadi pembahasan tentang memahami fungsi tulang kering dan risiko cederanya. Apabila Anda mengalami cedera tulang kering maka Anda harus segera untuk memeriksakannya ke dokter. Jangan sesekali mengabaikan cedera tulang kering ini karena jika sudah parah maka akan memiliki resiko berbahaya yang lebih parah untuk tubuh Anda.

Dr. Johan Faust
Dr. Johan Faust

Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipiscing elit dolor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.