Ketahui Jenis KB Alami Tanpa Menggunakan Suntik KB

Jumlah angka kelahiran di Negara Indonesia dinilai cukup tinggi dengan jumlah rata-rata kelahiran 4.800.000 setiap tahunnya. Jumlah ini membuat Negara Indonesia menempati peringkat ke-4 sebagai negara dengan jumlah penduduk yang tinggi yaitu dengan sekitar 270.000.000 jiwa. Negara dengan jumlah penduduk yang tinggi akan memiliki beberapa kemungkinan negatif seperti kesehatan yang kurang tercukupi, banyaknya konflik yang terjadi, masalah ketimpangan sosial, dan banyaknya pengangguran. Hal tersebut bisa dikarenakan fasilitas yang kurang memadai. Dengan begitu pemerintah berusaha membuat sebuah program untuk memperlambat angka kelahiran dan disebut dengan program KB (Keluarga Berencana).

Program KB adalah sebuah program pemerintah yang sudah digalakkan sejak tahun 1970 dengan slogan yang biasa kita dengar “Dua Anak Lebih Baik”. Banyak yang berpikir bahwasannya banyak anak sama juga dengan banyak rezeki. Namun pada faktanya, mereka yang memiliki banyak anak dan kurang nya fasilitas dalam mencukupi keseharian, dapat dinilai masih memiliki kehidupan yang kurang sejahtera. Dengan begitu pemerintah menggalakan program KB kepada masyarakat. Sejauh ini program tersebut berhasil menghambat laju angka kelahiran di Indonesia, sehingga mempersempit kemungkinan terbentuknya masyarakat yang tidak sejahtera. Karena banyak dari masyarakat yang memiliki anak banyak dengan penghasilan sedikit dan juga biaya hidup yang tinggi.

Salah satu menjalankan program KB adalah dengan menggunakan suntik KB, namun masih banyak wanita yang takut untuk menggunakan Suntik KB karena efek samping yang membuat berat badan naik atau lainnya. Tentunya program pemerintah ini dilaksanakan secara sistematis dan memberikan segala alternatif. sehingga masyarakat tidak memiliki alasan untuk tidak KB.

Berikut adalah alternatif mencegah kehamilan alami tanpa suntik KB

A. Menyusui

Bagi ibu-ibu yang baru saja melahirkan pasti akan menyusui. Dengan menyusui secara rutin, maka pada wanita tidak akan mengalami ovulasi. Dan tentunya jika tidak ada ovulasi, maka kecil kemungkinan untuk seorang wanita untuk hamil karena tidak dalam masa subur. Sehingga menyusui bisa menjadi alternatif sebagai KB Alami.

B. Memantau Siklus Menstruasi

Pada umumnya, wanita pasti mendapatkan tamu pada tiap bulannya, dan pada tiap bulannya pasti per individu memiliki siklus masing-masing. Siklus ini akan berbeda-beda pada setiap orangnya, sehingga yang mengetahui siklus menstruasi ini hanyalah diri sendiri.

Dengan mengetahui siklus menstruasi, maka akan mengetahui dimana masa-masa subur atau masa ovulasi. Untuk mengetahui masa subur Anda dapat menggunakan aplikasi atau dengan perhitungan menghindari hubungan 2 Minggu setelah maupun sesudah menstruasi. Karena pada umumnya waktu ini adalah waktu-waktu dimana wanita mengalami ovulasi. Dengan menghindari hubungan pada masa subur, maka akan memperkecil sebuah kehamilan.

C. Melakukan Ejakulasi diluar Vagina

Untuk KB alami yang satu ini perlu dilakukan kerjasama dengan pasangan laki-laki. Untuk laki-laki, dengan melakukan ejakulasi diluar vagina, maka sperma tidak akan bertemu dengan sel telur. Tanpa adanya pertemuan sperma dan sel telur atau pembuahan, maka dapat memperkecil kemungkinan terjadinya sebuah kehamilan.

D. Menggunakan Kondom

Kondom bukanlah hal yang tabu lagi bagi masyarakat, karena barang yang satu ini dijual bebas di pasaran seperti apotek atau minimarket. Kondom juga merupakan sebuah alat kontrasepsi yang paling efektif dan alami untuk mencegah kehamilan. Selain untuk mencegah kehamilan, alat yang satu ini juga memperkecil penularan Infeksi Menular Seksual (IMS) melalui kelamin.

E. Memasang Implan

Implan adalah metode memasukan jarum kedalam lengan atas pada wanita. Alat KB alami ini berfungsi sebagai pengendalian hormonal di dalam tubuh wanita.

Ketika implan dipasang, maka Implan akan melepaskan hormon progestin kedalam tubuh agar tidak terjadinya ovulasi. Untuk penggunaan, implan harus diganti setiap tiga tahun sekali.

Program ini harus dilaksanakan atas kerjasama pemerintah dan masyarakat, maka dari itu pemerintah memberikan alternatif agar masyarakat dipermudah untuk menjalankan program ini. Begitu juga dengan masyarakat, mereka harus bisa mungkin memberikan dukungan dengan melaksanakan program program yang telah diberikan pemerintah. Dengan alternatif KB alami, kini masyarakat sudah tidak alasan lagi untuk tidak melakukan KB.

Mari kecilkan angka kelahiran di Indonesia untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.

Dr. Johan Faust
Dr. Johan Faust

Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipiscing elit dolor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.