Bisakah Penyakit Alzheimer dialami Kaum Muda? Perhatikan Tanda Tanda Ini!

Penyakit alzheimer adalah  penyakit yang bisa menurunkan daya ingat, salah satu penyebabnya adalah demensia. istilah demensia adalah  gejala yang mencakup kehilangan memori atau amnesia, perubahan mood, dan masalah dengan komunikasi.

Penyakit  ini tergolong penyakit berbahaya yang bisa menyebabkan kematian. Penyakit ini bisa saja menyerang kaum muda dikarenakan hipotiroidisme, nah kondisi tersebut  dapat mempengaruhi memori serta mengganggu tidur dan menyebabkan depresi, yang bisa merupakan penyebab seseorang menjadi pelupa.

Pada tahap pertama, penderita akan mengalami suatu gangguan daya ingat yang bersifat ringan, seperti tidak mengingat nama benda, tidak mengingat letak benda, tidak mengingat pembicaraan, atau peristiwa yang belum lama terjadi. 

Alzheimer umumnya terjadi pada seseorang yang usianya di atas 60 tahun dan yang pengidapnya berdominan perempuan.

Perawatan bisa membantu, penyakit ini belum ada yang bisa disembuhkan. Namun, ada sebagian upaya yang bisa kita dilakukan untuk menjaga kesehatan otak, misalnya tidak mengkonsumsi  merokok, selalu mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dan tidak lupa berolahraga. 

Nutrisi yang baik, aktivitas fisikal dan interaksi dalam kemasyarakatan (sosial) dapat diketahui bermanfaat secara umum dalam penuaan, dan dapat membantu mengurangkan risiko penurunan yang kognitif dan ujian klinikal Alzheimer pada tahun 2019 sedang dijalankan untuk melihat kemungkinan yang akan terjadi ini.

Meskipun Penyebab Alzheimer belum

diketahui, sejumlah faktor yang saat ini berhasil diidentifikasi yang

tampaknya sangat berperan besar dalam timbulnya penyakit Alzheimer ini.

  1. Down syndrome

Berdasarkan keterkaitan antara trisomi dua satu dan kelainan mirip AP yang ada di otak yang sudah lama diketahui, mungkin tidaklah mengherankan bahwa mutasi pertama ini berhasil diidentifikasi adalah suatu lokus yang di kromosom 21 yang sekarang diketahui dapat mengkode sebuah protein yang dapat lebih dikenal dengan protein prekursor amiloid (APP). APP merupakan endapan amiloid yang ditemukan di dalam otak pasien yang menderita penyakit Alzheimer. Mutasi dari dua gen lain, yang disebut presenilin 1 dan presenilin 2, yang masing-masing  ini bisa terletak di kromosom empat belas dan kromosom satu itu tampaknya yang  lebih berperan pada AD familial terutama kasus dengan onset yang dini.

  1. Faktor usia

Demensia mempengaruhi satu dari empat belas orang di atas usia rata rata enam puluh tahun dan satu dari enam di atas usia delapan puluh tahun. Walaupun sudah seperti itu, tidak menutup sebuah kemungkinan bahwa satu dari dua puluh orang bisa saja terkena penyakit alzheimer ini di usia yang lebih muda daripada di usia rata-rata.

 

  1. Kualitas tidur yang sangat buruk

karena kualitas tidur yang sangat buruk berpengaruh pada kesehatan otak dan mental yang bisa meningkatkan risiko penyakit demensia.

  1. Memiliki penyakit jantung dan pembuluhnya

suatu Penelitian ini menunjukkan bahwa gaya hidup tertentu yang terkait dengan penyakit jantung dan masalah pembuluh darah di sekitarnya, dapat menjadi penyebab risiko penyakit Alzheimer meningkat.

  1. Faktor lain

 Penelitian juga menunjukan bahwa orang yang suka merokok, dan yang memiliki tekanan darah tinggi, kadar kolesterol yang tinggi atau diabetes memiliki peningkatan risiko perkembangan dari penyakit Alzheimer.

Tanda tanda penyakit Alzheimer

yang perlu diwaspadai

  1.   Kehilangan / daya ingat

Suka lupa atau pikun itu menjadi tanda awal penyakit Alzheimer , karena penyakit ini menyerang bagian hipokampus yang berkaitan dengan memori atau ingatan, bagian ini masuk ke dalam sistem limbik di dalam otak.

  1.   Gangguan penglihatan

Gangguan penglihatan adalah adanya kelainan gangguan pada penglihatan normal. Gangguan penglihatan bisa menjadi gejala penyakit Alzheimer, contohnya seperti kesulitan saat membaca buku atau majalah, kesulitan dalam membedakan warna, ataupun memperkirakan jarak.

  1.    Perubahan mood

Ini adalah gejala Alzheimer yang sering kali disepelekan, karena seolah-olah perubahan mood ini tidak ada hubungannya dengan kondisi fisik seseorang yang dapat mempegaruhi kesehatan tubuh.

  1. Sering Salah menaruh sesuatu

Gejala khas yang sering muncul pada pasien pengidap penyakit  Alzheimer adalah sering salah menaruh benda pada tempat yang semestinya.

  1. Sulit fokus

Akibat kesulitan fokus ini, ODD ini juga akan  kesulitan untuk melakukan perhitungan yang sederhana dan membutuhkan waktu yang lebih lama dari biasanya untuk melakukan suatu pekerjaan tertentu.

  1. Disorientasi (bingung)

Hal ini membuat ODD kerap bingung dengan yang hal kecil, di mana mereka sedang berada dan bagaimana mereka bisa sampai di sana.

  1. Kehilangan minat
  2. Mereka mulai kehilangan motivasi untuk mengurus dirinya sendiri, sehingga penampilan mereka mulai terlihat sangat berantakan dan sangat kotor.Dari semua pemaparan diatas dapat kita lihat betapa pentingnya kesehatan bagi tubuh, jagalah kesehatan tubuh dengan menerapkan hidup sehat

            Salam sehat

Dr. Johan Faust
Dr. Johan Faust

Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipiscing elit dolor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *