Penyebab Timbulnya Jerawat Serta Gejala dan Faktor Risikonya

Penyebab Timbulnya Jerawat Serta Gejala dan Faktor Risikonya

Acne atau yang lebih sering disebut dengan jerawat adalah gangguan pada kulit yang berhubungan dengan sebum atau produksi minyak yang berlebih. Terjadinya jerawat yaitu saat tempat tumbuhnya rambut atau folikel rambut tersumbat oleh sel kulit mati maupun minyak. Hal seperti ini dapat menyebabkan peradangan serta juga penyumbatan pada bagian pori-pori kulit.

Tanda dari peradangan ini yaitu dengan munculnya benjolan kecil yang seringkali berisi nanah di bagian atas kulit. Gangguan seperti ini bisa terjadi pada bagian tubuh dengan kelenjar minyak yang terbanyak. Bagian tubuh yang mempunyai kelenjar minyak terbanyak yaitu seperti wajah, punggung, bagian atas dada, dan leher.

Jerawat bisa dialami oleh siapa saja. Namun, umumnya jerawat akan muncul pada saat masa pubertas yaitu usia 10 sampai 13 tahun. Pada remaja laki-laki atau juga yang mempunyai kulit yang berminyak, maka jerawat yang timbul cenderung dapat lebih parah.

Jerawat ini dapat hilang dengan sendirinya di awal usia sekitar 20 tahun. Akan tetapi, di sebagian kasus jerawat tetap bisa saja muncul hingga usia 30 tahun atau malah lebih, terutama pada wanita.

Penyebab Timbulnya Jerawat

Penyebab Timbulnya Jerawat Serta Gejala dan Faktor Risikonya

Berikut beberapa kondisi yang bisa memicu munculnya jerawat.

1. Produksi minyak atau sebum berlebih, maksudnya adalah zat yang diproduksi oleh kelenjar minyak agar mencegah kulit kering.
2. Sumbatan yang terjadi pada folikel rambut oleh campuran sebum serta sel kulit mati.
3. Faktor keturunan atau genetik. Anda dapat mengalami masalah jerawat jika salah satu orangtua Anda mempunyai masalah jerawat.
4. Berkembangnya bakteri yang berjenis Propionibacterium acnes. Bakteri ini dapat menyebabkan peradangan serta dapat menyumbat folikel rambut.
5. Hormon, yaitu ketika aktivitas dari hormon androgen berlebih atau juga ketika terjadi perubahan hormon pada saat masa menstruasi.
6. Penggunaan kosmetik yang tidak selalu bisa ditoleransi oleh kulit setiap orang.
7. Stres yang bisa mempengaruhi gaya hidup oleh seseorang, termasuk juga pada pola makan yang bisa memicu munculnya jerawat.
8. Folikel yang tersumbat dapat membengkak. Dan juga dapat membentuk komedo hitam atau komedo putih apabila terpapar dengan sinar matahari. Kondisi seperti ini sebaiknya tidak boleh dianggap remeh. Mengapa demikian? Karena apabila kondisi ini semakin berkembang maka dapat menjadi papula, pustula, nodul. Atau bahkan bisa juga kista jika terkontaminasi dengan bakteri kulit.

Gejala Timbulnya Jerawat

Timbulnya jerawat dapat ditandai dengan munculnya beberapa gejala umum sebagai berikut.

1. Benjolan yang berwarna kuning atau kemerahan yang disebabkan karena adanya kandungan nanah.
2. Papul atau benjolan kecil yang muncul pada atas kulit.
3. Sensasi terbakar ataupun panas yang disebabkan karena adanya peradangan.
4. Adanya rasa gatal di bagian benjolan.

Timbulnya jerawat juga akan sangat rentan mengalami peradangan jika Anda sering menyentuh jerawat. Atau bisa juga bahkan jerawat dipecahkan dengan secara paksa. Jerawat yang mengalami peradangan akan rentan juga mengalami kondisi sebagai berikut.

1. Papula, merupakan benjolan kecil yang berwarna kemerahan dan juga disertai dengan rasa nyeri.
2. Pustula, merupakan benjolan kecil yang pada bagian ujungnya terdapat atau mengandung nanah.
3. Nodul, merupakan benjolan cukup keras yang terbentuk pada bagian bawah permukaan kulit serta bisa disertai dengan rasa nyeri.
4. Kista, merupakan benjolan besar yang terbentuk pada bagian bawah permukaan kulit dan berisi nanah serta disertai dengan rasa nyeri.

Faktor Risiko Timbulnya Jerawat

Berikut ini beberapa faktor risiko yang dapat mempengaruhi timbulnya jerawat.

1. Gesekan kulit dengan benda. Contohnya jerawat pada wajah yang disebabkan karena terlalu sering mengenakan penutup kepala. Jerawat pada leher yang disebabkan karena pemakaian baju yang ketat pada bagian kerah. Jerawat pada punggung yang disebabkan karena terlalu sering menggunakan ransel.
2. Merokok
3. Masa pubertas. Yaitu akibat meningkatnya aktivitas oleh hormon testosteron yang dapat memicu oleh kelenjar minyak. Serta menghasilkan sebum dalam jumlah yang lebih banyak.
4. Penggunaan kosmetik yang tidak sesuai.
5. Keturunan. Yaitu jika adanya anggota keluarga Anda yang memiliki masalah dengan jerawat.
6. Mengkonsumsi obat yang mempunyai kandungan kortikosteroid, lithium, atau juga obat anti kejang.
7. Stres yang bisa memperburuk kondisi dari jerawat yang telah ada.
8. Perubahan hormon. Contohnya akibat PCOS, menjelang menstruasi, serta tiga bulan pertama dalam masa kehamilan.

Itulah tadi pembahasan mengenai penyebab timbulnya jerawat serta gejala dan faktor risikonya. Selain itu Anda juga harus selalu menjaga kebersihan supaya tidak timbul jerawat pada tubuh Anda terutama wajah. Untu menjaga kulit wajah agar tetap sehat dan cerah, Anda bisa menggunakan serangkaian skincare ms glow. Anda bisa menggunakan paket skincare khusus untuk kulit berjerawat. Supaya kulit wajah Anda kembali mulus dan tetap sehat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *