HIV vs Covid Lebih Bahaya Mana? Berikut Perbedaannya

Meningkatnya virus corona di seluruh dunia menyebabkan kecemasan tersendiri bagi penduduk di berbagai penjuru dunia. Terlebih virus ini dianggap lebih berbahaya bagi mereka yang memiliki penyakit bawaan. Salah satu penyakit yang rawan terhadap virus ini adalah HIV. Dimana penyakit ini juga menyangkut imun tubuh. Disisi lain, virus corona sangat rentan menular kepada orang-orang yang memiliki imun tubuh yang rendah.

Pada artikel kali ini, penulis akan membahas mengenai perbedaan HIV dan Covid. Kira-kira lebih bahaya yang mana?

Perlu kita ketahui bahwa terdapat berbagai macam mikroorganisme yang dapat menginfeksi manusia dan menimbulkan berbagai penyakit. Salah satu mikroorganisme itu adalah virus. Virus juga memiliki banyak jenisnya, misalnya virus HIV yang menyebabkan penyakit AIDS dan virus corona yang menyebabkan penyakit Covid-19. 

HIV dan Virus Corona sudah jelas dua virus yang berbeda. Selain itu, kedua vrisu ini juga memiliki perbedaan lainnya, seperti gejalanya, cara penularannya, penanganannya, hingga potensi kesembuhan dari kedua virus ini pun berbeda. 

Virus HIV

Virus jenis ini umumnya menyerang serta melemahkan imun tubuh. Sehingga menyebabkan orang yang terinfeksi virus ini akan lebih mudah terserang penyakit. Virus ini dapat menular melalui kontak antar cairan yang ada di tubuh, misalnya darah, cairan anus, cairan vagina, dan juga ASI.

Secara ilmiah, penderita HIV akan menunjukkan gejala yang beragam. Misalnya, nyeri otot, batuk, pilek akut, demam, dan mengalami pembengkakan di area kelenjar getah bening. Pada fase akutnya, virus ini akan menyebabkan penderita mengalami diare kronis, infeksi jamur, berat badan turun drastis, dan kegagalan multi organ.

Virus Corona

Virus ini akan menginfeksi manusia melalui saluran pernapasan ataupun droplet. Namun, virus ini juga bisa menimbulkan gangguan pada sistem organ tubuh yang lainnya. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa virus ini umumnya akan menular melalui droplet atau cairan yang berasal dari saluran napas. Dimana jika droplet ini terhirup saat orang yang terinfeksi virus corona batuk, bersin ataupun berbicara. 

Selain itu, penularan virus ini juga bisa terjadi tanpa sengaja. Misalnya saat berjabat tangan dengan orang yang terinfeksi, memegang fasilitas umum, dan bertukar barang pribadi dengan orang yang terinfeksi. Secara ilmiah, penderita Covid-19 akan mengalami gejala sebagai berikut.

  • tidak bergejala
  • gejala ringan seperti batu, pilek, sakit tenggorokan, atau nyeri sendi
  • gejala berat seperti sesak napas, lemas, diare, muntah, dan sebagainya

Itulah beberapa perbedaan HIV dan Virus Corona yang perlu Anda pahami. Meski memiliki jenis dan cara penularan yang berbeda. Namun, kedua virus tersebut sama-sama berbahaya. Jadi, Anda harus tetap waspada dan kenali gejalanya.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *