SIARAN PERS Pertemuan Nasional AIDS ke - 5 Makassar 2015

SIARAN PERS 

Pertemuan Nasional AIDS ke-5 akan digelar di Makassar 

Jakarta, 25 Juni 2015 – Pertemuan Nasional AIDS ke-5 (Pernas AIDS V) akan digelar pada

tanggal  27-29  Oktober  2015  bertempat  di  Hotel  Sahid  Jaya  Makassar,  diawali  dengan pertemuan forum komunitas pada tanggal 25-26 Oktober 2015 di lokasi yang sama.  Mengusung tema besar ‘Saatnya Semua Bertindak’, Pernas AIDS V diharapkan akan dihadiri oleh sekurangnya 1500 orang peserta, termasuk para pejabat di tingkat nasional dan para pimpinan    daerah,    instansi    dan    lembaga    pemerintah,    organisasi    masyarakat    sipil, perusahaan  swasta,  akademisi,  praktisi  penggiat  HIV  dan  AIDS,  Persatuan  Bangsa-bangsa dan mitra internasional, serta jaringan komunitas Odha dan populasi terdampak HIV. 

Kota  Makassar,  Sulawesi  Selatan,  terpilih  sebagai  Tuan  Rumah  penyelenggaraan  Pernas AIDS V melalui proses seleksi yang dilakukan Komisi Penanggulangan AIDS Nasional pada awal  tahun  2014  lalu,  dengan  mempertimbangkan  kesiapan  lokasi  dan  dukungan  penuh dari pemerintah daerah Sulawesi Selatan. 

Berbagai topik akan digelar secara paralel dalam berbagai bentuk sesi dan program selama 3  hari  pelaksanaan  Pernas  AIDS  V  dan  akan  bermuara  pada  pemantapan  strategi  untuk mengakhiri  epidemi  AIDS  pada  tahun  2030  (Fast-track  Strategy  to  Ending  AIDS  by  2030), termasuk diantaranya diskusi mengenai strategi pendanaan program penanggulangan AIDS baik ditingkat nasional dan daerah pasca berkurangnya dukungan pendanaan luar negeri. 

Selain itu akan digelar pula pameran komunitas dan perusahaan swasta yang telah banyak terlibat secara aktif dalam upaya penanggulangan AIDS di Indonesia. Seluruh peserta Pernas AIDS  V  juga  akan  berkesempatan  mengunjungi  ke  10  lokasi  layanan  HIV  terbaik  di  kota Makassar antara lain RS Wahidin, Puskesmas Jumpandang Baru, Puskesmas Jongaya, Ballata HBC,   Yayasan   Gaya   Celebes,   Yayasan   Mitra   Husada,   Yayasan   Kajian   Pemberdayaan Masyarakat, Balai Rehabilitasi, Puskesmas Makkasau dan Lapas Klas I Makassar. 

Hingga akhir Juni 2015, sekurangnya 1000 orang telah mengirimkan abstrak pembelajaran terbaik yang akan  dipresentasikan secara  oral maupun  dalam bentuk poster.  Panitia telah mengalokasikan anggaran untuk 300 penerima beasiswa Pernas AIDS V, diprioritaskan bagi akademisi,  remaja  maupun  komunitas  penggiat  HIV  yang  telah  memberikan  kontribusi dalam upaya penanggulangan AIDS di Indonesia serta memiliki komitmen tinggi untuk terus bekerja di bidang penanggulangan AIDS. 

Tahun 2011, Pernas AIDS ke-4 telah sukses diselenggarakan di DI Yogyakarta,  melibatkan sekitar 2500 orang peserta. Beberapa rekomendasi strategis Pernas AIDS IV akan menjadi fokus utama pembahasan di dalam Pernas AIDS V. 

Berdasarkan  laporan  Kementerian  Kesehatan  Triwulan  IV  tahun  2014,  tercatat  jumlah kumulatif  infeksi  HIV  yang  dilaporkan  sampai  dengan  Desember  2014  sebanyak  160.138. Jumlah infeksi HIV tertinggi yaitu di DKI Jakarta (34.641), Jawa Timur (20.761), Jawa Barat (13.938), Bali (10.188) dan Papua (7.365). Untuk jumlah kumulatif AIDS, tercatat sebanyak 65.790  orang.  Persentase  kumulatif  AIDS  tertinggi  pada  kelompok  umur  20-29  tahun (32,2%), 30-39 tahun (29,1%), 40-49 tahun (11,4%), 50-59 tahun (3,7%) dan 15-19 tahun (3,1%)  dengan  persentase  komposisi  54%  laki-laki,  30%  perempuan  serta  16%  tidak melaporkan jenis kelamin. Adapun faktor risiko penularan terbanyak melalui heteroseksual

(63,5%), penasun (12,8%), perinatal (2,7%) dan homoseksual (2,5%). *selesai*

Pertemuan  Nasional  (Pernas)  AIDS  merupakan  pertemuan  rutin  empat  tahunan  sebagai  forum diskusi  nasional  para  pemangku  kepentingan  dari  setiap  tingkatan  dan  sektor  (pemerintah  & komunitas) untuk melakukan peninjauan bersama dan berbagi pengalaman atas situasi epidemi HIV dan AIDS di Indonesia, serta berbagai upaya penanggulangan yang telah dilakukan dan tantangan ke depan. 

Komisi  Penanggulangan  AIDS  adalah  lembaga  negara  berdasar  Peraturan  Presiden  No.75/2006 dengan mandat penuh untuk melaksanakan penanggulangan AIDS yang lebih intensif, menyeluruh, terpadu dan terkoordinasi.

HIV (Human Immunodeficiency Virus) mengakibatkan turunnya kekebalan tubuh manusia. AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) adalah sekumpulan gejala penyakit yang timbul karena turunnya kekebalan tubuh akibat infeksi HIV. Hindari infeksi HIV dengan melakukan Abstinence  – Tidak  berhubungan  seks  (Selibat),  Be  Faithful  -  Selalu  setia  pada  pasangan,  Condom  -  Gunakan kondom pada setiap hubungan seks berisiko.

 

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi :

 

Sekretariat Pertemuan Nasional AIDS V 

Wisma Sirca, lt. 2 || Jl. Johar No. 18, Menteng || Jakarta 10340

Telp : (021) 3905918 || Fax : (021) 3905919  

Website  : www.pernasaids5.org

Email       : secretariat@pernasaids5.org

Download : SIARAN PERS Pertemuan Nasional AIDS ke - 5 Makassar 2015


BERITA LAINNYA