Mekanisme Monitoring dan Evaluasi

KPAN bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan dan seluruh sektor pemerintah serta organisasi-organisasi masyarakat sipil dan mitra kerja internasional, melakukan monitoring dan evaluasi secara nasional untuk menghasilkan indikator kinerja serta informasi yang bersifat strategik. Dengan menggunakan informasi tersebut, KPA dapat menilai apakah upaya penanggulangan sudah berjalan sesuai rencana atau memerlukan berbagai perbaikan dan perubahan. Setidaknya metode pengumpulan data yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut:

 

Surveilans:

Surveilans HIV, AIDS dan IMS merupakan tanggung jawab dari Kementerian Kesehatan. Berbagai bentuk kegiatan surveilans yang diperlukan antara lain adalah sebagai berikut:

  • Surveilans HIV : Kementerian Kesehatan menetapkan surveilans HIV dilakukan sekali setahun. Saat ini surveilans HIV dilakukan terhadap WPS. Surveilans HIV perlu diperluas ke semua populasi kunci. Surveilans pada ibu hamil perlu dilakukan pada area geografis tertentu sesuai dengan tingkat epidemi.
  • Survei Terpadu Biologi dan Perilaku (STBP) : STBP telah dilakukan pada beberapa provinsi prioritas. Ke depan STBP perlu dilakukan secara konsisten pada semua provinsi prioritas
  • Survei IMS : Kegiatan ini dapat diintegrasikan ke dalam STBP
  • Survei resistensi ARV
  • Estimasi jumlah ODHA
  • Estimasi jumlah populasi kunci

Pengumpulan data lainnya:

  • Monitoring penguatan kelembagaan (KPA)
  • Monitoring pengeluaran dana (KPA)
  • Pemetaan lokasi ‘hotspot’ populasi kunci, layanan dan LSM
  • Monitoring perkembangan layanan pencegahan (KPA)
  • Monitoring perkembangan perubahan perilaku (KPA)
  • Monitoring perkembangan layanan pengobatan (Kemkes)
  • Monitoring perkembangan layanan mitigasi dampak (Kemsos)
  • Monitoring cakupan program (KPA)
  • Riset operasional (KPA)

 

BERITA KPA NASIONAL