Kerangka Kerja & Indikator Kerja

Monitoring dan evaluasi dijalankan mengikuti suatu kerangka kerja sistem yang dapat menilai setiap tahap pelaksanaan program, mulai dari tahap input, proses kegiatan, output, hasil sampai dengan dampak program.

 

KPAN berperan menghimpun laporan dari setiap sektor mengenai semua indikator kinerja program yang utama, untuk menilai perkembangan penanggulangan HIV dan AIDS. Berdasarkan kerangka kerja monitoring dan evaluasi, secara lebih rinci indikator kinerja untuk setiap tahapan program adalah sebagai berikut.

 

7.2.1. Indikator Input

Indikator input meliputi pengeluaran dana baik oleh mitra nasional maupun mitra internasional, pengembangan kebijakan HIV dan AIDS serta status implementasi kebijakan tersebut, dan penguatan kelembagaan yang mencakup kelembagaan KPA (berikut seluruh sektor yang menjadi anggota) baik di tingkat nasional maupun daerah. Indikator ini penting untuk menilai perkembangan keberlangsungan program (sustainability).

 

7.2.2. Indikator Process

Indikator proses mencakup pelaksanaan program nasional, yaitu keamanan darah, pelayanan ART, pencegahan transmisi dari ibu ke anak, co-management pengobatan TBC dan HIV, tes HIV, pendidikan dan mitigasi dampak.

 

7.2.3. Indikator Output

Indikator output adalah cakupan program (coverage) khususnya terhadap populasi kunci, ditambah dengan masyarakat umum untuk Provinsi Papua dan Papua Barat. Cakupan program nasional diukur terhadap seluruh populasi kunci yang dijangkau oleh program komunikasi perubahan perilaku, diantaranya program edukasi, komunikasi pendidikan sebaya, penilaian risiko individu/kelompok, dan akses terhadap kondom dan alat suntik, program VCT, IMS serta perawatan, dukungan dan pengobatan. Target tahunan indikator cakupan program disajikan lebih rinci pada lampiran. Indikator ini penting untuk dinilai secara berkala untuk melihat adanya perkembangan program di lapangan.

 

7.2.4. Indikator Outcome

Indikator outcome untuk melihat sejauh mana hasil pelaksanaan program telah dapat merubah perilaku berisiko menjadi perilaku aman dari kelompok kunci, baik perilaku pencegahan maupun perilaku pengobatan. Indikator ini penting untuk menilai perkembangan efektifitas program (effectiveness).

 

7.2.5. Indikator Impact

Indikator impact digunakan untuk melihat dampak epidemi dan program HIV dan AIDS, yang diukur dengan prevalensi HIV dan IMS pada populasi kunci, dan populasi umum untuk Tanah Papua.


BERITA KPA NASIONAL